Wow ! Telah Ditemukan Semut Terbesar di Dunia

Semut terbesar didunia yang sangat berbahaya dan masi misterius

Seperti yang kita ketahui semut adalah hewan sosial yang bekerja secara gotong royong, semut juga adalah hewan yang terkenal dengan ukuranya yang kecil, namun berbeda dengan semut yang berikut ini karna semut berikut ini memiliki ukururan tubuh yang besar dan sangat mematikan.

Karna semut adalah hewan sosial, ini tentu sudah tidak asing lagi di kehidupan keseharian kita. Ada banyak hikmah sebetulnya yang bisa kita ambil dari kehidupan semut, mulai dari gotong royong, kepatuhan, dan banyak lagi hikmah-hikmah sosial lainnya.

Namun sobat taukah kamu bahwa sebenarnya semut juga menjadi salah satu hewan yang paling mematikan. Dan di antara jenisnya yang paling mematikan adalah Semut Siafu, yaitu spesies semut yang hidup di Benua Afrika.

Seperti pada umumnya Semut, semut Siafu yang hanya hidup di bagian Barat Afrika ini juga hidup berkoloni. Namun koloni semut Siafu tidak pernah menetap pada suatu tempat, melainkan
selalu berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lain mengikuti sumber makanannya. Hewan yang memiliki nama latin Dorylus Nigricans , ini memiliki koloni terbesar di antara jenis serangga sosial
Ketika mereka berkerumun, efeknya sangat menakutkan sehingga hewan-hewan berukuran besarpun akan lari mengindar.

Ada dua jenis kasta dalam koloni semut Siafu. Kasta pekerja berukuran sekitar 0,7 cm, dan kasta tentara ukurannya hampir tiga kali ukuran pekerja. Ratu semut Siafu sendiri ukurannya bisa mencapai 10 cm dan ciri semut pejantannya punya sayap dengan ukuran tubuh sepanjang 5cm. Semut Siafu yang habitatnya di padang savana dan hutan hujan ini hidup berkoloni dengan jumlah lebih dari 30-35 juta ekor.

semut ini berburu saat malam hari, mereka memangsa katak, belalang, cacing, bahkan ular yang berukuran kecil dan serangga-serangga lainnya. Namun semut siafu bukanlah jenis serangga kanibal yang memangsa sejenisnya. Ketika dalam kawanan besar, semut berjalan dalam barisan panjang di lantai hutan, semut tentara berjalan mengapit semut pekerja dengan posisi rahang bersiaga.

Semut Siafu juga dikenal sebagai pemburu hewan besar dan manusia, sehingga hewan ini dinyatakan sebagai semut yang paling mematikan sedunia. Kawanan semut Siafu biasanya memburu orang yang sedang tidur, bayi yang ditinggalkan orang tuanya atau orang yang sedang mabuk sehingga tidak menyadari kedatangan koloni semut Siafu.

Untungnya hingga saat ini semut Siafu ini hanya ditemui di sekitar hutan Afrika Barat dan Kongo. Senjata utama semut Siafu adalah pada rahangnya. Dengan kekuatan rahang yang besar dan sengatannya, semut ini dapat menciptakan luka tusukan atau robekan yang besar pada makhluk hidup lainnya.

Uniknya, jika kita digigit oleh semut Siafu kemudian kita membunuhnya dengan cara memutuskan kepalanya, maka rahangnya yang dalam posisi menggigit itu akan tetap mencengkram kuat dan erat terkunci. Di Afrika, dalam situasi darurat rahang semut Siafu digunakan sebagai 'benang jahit' untuk menutup luka yang terbuka.

Sekalipun tidak dapat melihat jelas, semut Siafu mengandalkan sentuhan, bau dan zar kimia yang terdapat di perut mereka untuk menemukan mangsa serta kembali ke rumah. Mereka dapat melakukan perjalanan sekitar 30 meter per jam.












Tak banyak jumlah semut pejantan di kolon Siafu. Rata-rata semut ini beranggotakan koloni semut betina. Namun, hanya satu di antaranya yang bertanggung jawab untuk pembuahan dengan meletakkan 2-3 juta telur setiap bulan. Ratu semut akan dibuahi oleh semut pejantan bersayap besar yang berpindah dari satu koloni ke koloni lain untuk melakukan pembuahan.


Itulah sobat mengenai semut Siafu yang dikenal sebagai semut yang paling berbahaya dan
mematikan, Dan sebagai tambahan informasi, selain Siafu juga masih ada lho beberapa semut yang dikenal berbahaya, di antaranya adalah:

Semut api solenopsis invicta.

Semut Api ini pertama kali dikenal membuat kehebohan di Amerika Serikat. Semut ini adalah semut yang sangat agresif dan juga dapat dikenal dari sarangnya yang berupa gundukan pasir. Semut Api ini juga dikenal sebagai semut yang solid dan selalu berjalan dalam koloni yang sangat besar.

Cara semut ini menyerang mangsanya cukup unik. Semut Api akan menyerang mangsanya apabila telah mencium zat feromon yang telah disengatkan oleh semut pertama ke tubuh mangsanya. Jadi hewan yang telah tersengat oleh semut Api pertama, mereka telah ditandai dan dijadikan target buruan oleh koloni.

Semut banteng Myrmeciaforficata.


Semut yang satu ini adalah semut pembunuh yang paling berbahaya di Australia, afrika, dan madagaskar. Semut ini memiliki penglihatan yang lebih baik dari spesies semut lain dan juga merupakan semut yang sangat agresif. Sengatan semut Banteng atau Bull Ants dikenal sangat menyakitkan dan menyebabkan syok. Semut ini menjadi salah satu penyebab kematian orang setiap tahunnya di Australia dan afrika.

Semut Titanomyrma Lubei.

Semut ini memiliki ukuran lima centimeter. Semut ini diperkirakan hidup 70 juta tahun silam. Namun makanan dan cara hidup semut raksasa ini hingga kini belum diketahui. Namun yang jelas, fosil Titanomyrma Lubei ini merupakan spesimen menakjubkan.

Titanomyrma Lubei merupakan fosil semut terbesar dengan berat seperti burung berukuran kecil.
bagian belakang semut ini berundak-undak layaknya lebah. Fosil semut raksasa ini seperti temuan fosil di Eropa yang juga berasal dari zaman Eocene Epoch, sekitar 70 juta tahun silam.

Benua Eropa dan Amerika Utara memiliki jarak cukup dekat 70juta silam. Para ilmuwan mengatakan, semut ini menjelajah dari satu
benua ke benua lain melalui pulau yang dulunya
ada di sekitar wilayah tersebut. "intinya semut ini masi misterius"

Dunia ini memiliki banyak sekali keanehan dan misteri, baik itu kejadian - kejadian aneh yang tidak terpikirkan oleh nalar manusia sampai dengan makhluk hidupnya yang masi penuh misteri.
Namun semua akan diulas rinci disini.

Semut terbesar didunia yang sangat berbahaya dan masi misterius

Seperti yang kita ketahui semut adalah hewan sosial yang bekerja secara gotong royong, semut juga adalah hewan yang terkenal dengan ukuranya yang kecil, namun berbeda dengan semut yang berikut ini karna semut berikut ini memiliki ukururan tubuh yang besar dan sangat mematikan.

Karna semut adalah hewan sosial, ini tentu sudah tidak asing lagi di kehidupan keseharian kita. Ada banyak hikmah sebetulnya yang bisa kita ambil dari kehidupan semut, mulai dari gotong royong, kepatuhan, dan banyak lagi hikmah-hikmah sosial lainnya.

Namun sobat taukah kamu bahwa sebenarnya semut juga menjadi salah satu hewan yang paling mematikan. Dan di antara jenisnya yang paling mematikan adalah Semut Siafu, yaitu spesies semut yang hidup di Benua Afrika.

Seperti pada umumnya Semut, semut Siafu yang hanya hidup di bagian Barat Afrika ini juga hidup berkoloni. Namun koloni semut Siafu tidak pernah menetap pada suatu tempat, melainkan
selalu berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lain mengikuti sumber makanannya. Hewan yang memiliki nama latin Dorylus Nigricans , ini memiliki koloni terbesar di antara jenis serangga sosial
Ketika mereka berkerumun, efeknya sangat menakutkan sehingga hewan-hewan berukuran besarpun akan lari mengindar.

Ada dua jenis kasta dalam koloni semut Siafu. Kasta pekerja berukuran sekitar 0,7 cm, dan kasta tentara ukurannya hampir tiga kali ukuran pekerja. Ratu semut Siafu sendiri ukurannya bisa mencapai 10 cm dan ciri semut pejantannya punya sayap dengan ukuran tubuh sepanjang 5cm. Semut Siafu yang habitatnya di padang savana dan hutan hujan ini hidup berkoloni dengan jumlah lebih dari 30-35 juta ekor.

semut ini berburu saat malam hari, mereka memangsa katak, belalang, cacing, bahkan ular yang berukuran kecil dan serangga-serangga lainnya. Namun semut siafu bukanlah jenis serangga kanibal yang memangsa sejenisnya. Ketika dalam kawanan besar, semut berjalan dalam barisan panjang di lantai hutan, semut tentara berjalan mengapit semut pekerja dengan posisi rahang bersiaga.

Semut Siafu juga dikenal sebagai pemburu hewan besar dan manusia, sehingga hewan ini dinyatakan sebagai semut yang paling mematikan sedunia. Kawanan semut Siafu biasanya memburu orang yang sedang tidur, bayi yang ditinggalkan orang tuanya atau orang yang sedang mabuk sehingga tidak menyadari kedatangan koloni semut Siafu.

Untungnya hingga saat ini semut Siafu ini hanya ditemui di sekitar hutan Afrika Barat dan Kongo. Senjata utama semut Siafu adalah pada rahangnya. Dengan kekuatan rahang yang besar dan sengatannya, semut ini dapat menciptakan luka tusukan atau robekan yang besar pada makhluk hidup lainnya.

Uniknya, jika kita digigit oleh semut Siafu kemudian kita membunuhnya dengan cara memutuskan kepalanya, maka rahangnya yang dalam posisi menggigit itu akan tetap mencengkram kuat dan erat terkunci. Di Afrika, dalam situasi darurat rahang semut Siafu digunakan sebagai 'benang jahit' untuk menutup luka yang terbuka.

Sekalipun tidak dapat melihat jelas, semut Siafu mengandalkan sentuhan, bau dan zar kimia yang terdapat di perut mereka untuk menemukan mangsa serta kembali ke rumah. Mereka dapat melakukan perjalanan sekitar 30 meter per jam.












Tak banyak jumlah semut pejantan di kolon Siafu. Rata-rata semut ini beranggotakan koloni semut betina. Namun, hanya satu di antaranya yang bertanggung jawab untuk pembuahan dengan meletakkan 2-3 juta telur setiap bulan. Ratu semut akan dibuahi oleh semut pejantan bersayap besar yang berpindah dari satu koloni ke koloni lain untuk melakukan pembuahan.


Itulah sobat mengenai semut Siafu yang dikenal sebagai semut yang paling berbahaya dan
mematikan, Dan sebagai tambahan informasi, selain Siafu juga masih ada lho beberapa semut yang dikenal berbahaya, di antaranya adalah:

Semut api solenopsis invicta.

Semut Api ini pertama kali dikenal membuat kehebohan di Amerika Serikat. Semut ini adalah semut yang sangat agresif dan juga dapat dikenal dari sarangnya yang berupa gundukan pasir. Semut Api ini juga dikenal sebagai semut yang solid dan selalu berjalan dalam koloni yang sangat besar.

Cara semut ini menyerang mangsanya cukup unik. Semut Api akan menyerang mangsanya apabila telah mencium zat feromon yang telah disengatkan oleh semut pertama ke tubuh mangsanya. Jadi hewan yang telah tersengat oleh semut Api pertama, mereka telah ditandai dan dijadikan target buruan oleh koloni.

Semut banteng Myrmeciaforficata.


Semut yang satu ini adalah semut pembunuh yang paling berbahaya di Australia, afrika, dan madagaskar. Semut ini memiliki penglihatan yang lebih baik dari spesies semut lain dan juga merupakan semut yang sangat agresif. Sengatan semut Banteng atau Bull Ants dikenal sangat menyakitkan dan menyebabkan syok. Semut ini menjadi salah satu penyebab kematian orang setiap tahunnya di Australia dan afrika.

Semut Titanomyrma Lubei.

Semut ini memiliki ukuran lima centimeter. Semut ini diperkirakan hidup 70 juta tahun silam. Namun makanan dan cara hidup semut raksasa ini hingga kini belum diketahui. Namun yang jelas, fosil Titanomyrma Lubei ini merupakan spesimen menakjubkan.

Titanomyrma Lubei merupakan fosil semut terbesar dengan berat seperti burung berukuran kecil.
bagian belakang semut ini berundak-undak layaknya lebah. Fosil semut raksasa ini seperti temuan fosil di Eropa yang juga berasal dari zaman Eocene Epoch, sekitar 70 juta tahun silam.

Benua Eropa dan Amerika Utara memiliki jarak cukup dekat 70juta silam. Para ilmuwan mengatakan, semut ini menjelajah dari satu
benua ke benua lain melalui pulau yang dulunya
ada di sekitar wilayah tersebut. "intinya semut ini masi misterius"

Dunia ini memiliki banyak sekali keanehan dan misteri, baik itu kejadian - kejadian aneh yang tidak terpikirkan oleh nalar manusia sampai dengan makhluk hidupnya yang masi penuh misteri.
Namun semua akan diulas rinci disini.

Postingan terkait:

"Wow ! Telah Ditemukan Semut Terbesar di Dunia"

Post a Comment